Andrew Carnegie (25 November 1835 – 11 Agustus 1919) adalah seorang industrialis yang dermawan. Dia lahir di Skotlandia dan merupakan putra dari pasangan William Carnegie dan Margaret Morrison. Kehidupan William Carnegie cukup makmur karena memiliki empat alat tenun di tokonya dan mampu mempekerjakan 3 orang untuk magang.

Meskipun menghindari aktivitas politik, William Carnegie adalah seorang pendukung yang paling antusias terhadap pandangan politik ayah dari istrinya, Thomas Morrison. Paman Andrew Carnegie, George Lauder, juga merupakan seorang pemilik toko yang cukup makmur. William Carnegie dan Margaret Morrison selalu memanjakan Andrew Carnegie dengan membiarkannya untuk tidak menghadiri sekolah sampai dia siap untuk melakukannya.

Andrew Carnegie menjadi orang yang berperan penting dalam kemajuan pesat produksi baja. Carnegie datang dari Skotlandia saat dia masih berumur 12 tahun. Dia memulai karir dengan bekerja sebagai pesuruh di pabrik kapas yang kemudian berlanjut menjadi karyawan di sebuah kantor telegraf dan di perusahaan Pennsylvania Railroad.

Keberuntungan Carnegie datang ketika Thomas R. Scott, penanggung jawab pembangunan jalan kereta api, mengangkatnya sebagai sekretaris. Pada tahun 1865, dia sudah melakukan investasi dan berpandangan jauh ke depan. Carnegie berkonsentrasi pada besi. Dalam beberapa tahun, dia telah menguasai atau memiliki saham di perusahaan yang membangun jembatan besi, rel kereta api, dan lokomotif. Sepuluh tahun kemudian, pabrik baja yang dia bangun di Sungai Monongahela di Pennsylvania menjadi pabrik baja terbesar di Amerika.

Kekuasaan Carnegie tidak terbatas pada pabrik-pabrik baru saja. Dia juga menguasai bisnis batu bara dan arang, biji besi dari Danau Superior, satu armada kapal uap di Danau Besar, kota pelabuhan di Danau Erie, serta jalur rel kereta api yang saling berhubungan. Perusahaan Carnegie bersama belasan perusahaan sekutunya dapat membuat perjanjian yang menguntungkan dengan perusahaan kereta api dan pelayaran. Pertumbuhan industri yang tidak tertandingi seperti ini tidak pernah terjadi di Amerika sebelumnya.

Andrew Carnegie menjadi orang terkaya di dunia. Mungkin lebih dari jutawan lainnya, dia mewujudkan semangat zaman, seorang pria yang tidak hanya menciptakan tetapi menganjurkan dan merayakan kekuatan industri. Dia membela demokrasi, kapitalisme, dan ras Anglo-Saxon, bahkan dia berpendapat bahwa evolusi menghasilkan jutawan seperti dia dan mengabaikan fakta bahwa rakyat seperti menikmati tunjangan dari pemerintah yang murah hati.

Meskipun Carnegie mendominasi dunia industri dalam waktu yang lama, dia tidak pernah mendapatkan monopoli penuh atas sumber daya alam, transportasi, maupun pabrik industri yang terlibat dalam pembuatan baja. Pada tahun 1890-an, muncul perusahaan-perusahaan lain yang mencoba menggoyahkan dominasinya dalam dunia industri.

Pada awalnya, Carnegie terpukul dengan munculnya pesaing ini sehingga membuat dia mengancam akan membangun kompleks bisnis yang lebih besar lagi. Akan tetapi, di usianya yang sudah senja dengan kondisi fisik yang menurun, dia terbujuk untuk menggabungkan perusahaannya dengan sebuah organisasi yang akhirnya akan merangkul sebagian besar pemilikan baja dan besi yang paling penting di negara tersebut.

Sumber Foto: adamsmith.org