Judul                    : Sejarah Pendidikan

Penulis                 : Drs. Leo Agung, M.Pd dan Drs. T. Suparman, M.Pd.

Penerbit               : Penerbit Ombak

Tahun Terbit         : 2012

Halaman              : 182 halaman

Pendidikan dalam Lintasan Sejarah

Pendidikan merupakan salah satu komponen penting yang menjadi fokus perhatian setiap bangsa. Lebih dari itu, pendidikan dipandang sebagai salah satu tolok ukur maju atau tidaknya suatu negara. Di Indonesia pendidikan menjadi penting sebagaimana yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia tersebut kiranya perlu kolaborasi yang tepat antara sistem pendidikan, tenaga pendidik, serta instrumen pendidikan lainnya.

Berbicara mengenai pendidikan, tepat kiranya jika kita melibatkan guru sebagai tenaga pendidik dalam suatu diskusi menarik dengan melihat perkembangan pendidikan, khususnya di Indonesia. Guru tidak hanya berperan sebagai guru, namun sebisa mungkin harus menjadi sosok yang dapat dihormati dan dihargai oleh para peserta didik. Tak heran jika hingga saat ini kita mengenal istilah “guru adalah orang tua kita di sekolah”.

Seiring perkembangan zaman yang modern dengan kecanggihan teknologi yang memadai, guru dituntut untuk dapat mengikuti era saat ini.  Namun, pernahkah terbayang bagaimana guru maupun pendidikan secara umum hadir ketika Indonesia belum merdeka? Atau bahkan ketika dunia berada pada abad pertengahan? Buku berjudul Sejarah Pendidikan ini menjawab pertanyaan tersebut secara komprehensif.

Berisi delapan bab, buku ini mengulas proses panjang pendidikan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga dunia. Mengawali pembahasan dengan penjelasan seputar perkembangan pendidikan di Indonesia, buku ini menjadi menarik karena menjabarkan secara rinci berdasarkan lintasan sejarah.

Pada pembahasan selanjutnya pembaca akan disuguhi bagaimana perkembangan pendidikan di beberapa negara, seperti India, Tiongkok, Eropa, dan sebagainya. Penjabaran mengenai beberapa negara ini menjadi suatu komparasi untuk melihat bagaimana perbedaan pendidikan di Indonesia dengan dunia. Sementara pada bagian akhir, buku ini menutup pembahasan tentang bagaimana pendidikan berkembang pada abad kedua puluh.